PENGUMUMAN TERBARU
STATISTIK PENGUNJUNG
  • Browser :
  • OS : Unknown Platform
  • Dikunjungi sebanyak : 645006 kali
Hadapi Disruptive Innovation, Koordinator Dorong Kuliah Daring
Ditulis oleh : Admin - Bidang : Kemahasiswaan

12 Februari 2018 - 13:59:26 WIB

Kopertis Wilayah X fasilitasi diskusi bertemakan "Developing Learning System" via webinar. Universitas Internasional Batam sebagai host diskusi menyediakan 20 titik akses untuk bergabung dengan menggunakan aplikasi WebEx, Jumat (9/2/2018).

Koordinator Kopertis Wilayah X Prof. Dr. Herri, MBA mengapresiasi inisiatif dari Universitas Internasional Batam yang sudah bersedia menjadi host diskusi. Hal ini perlu terus dilakukan sebagai upaya pemanfaatan teknologi menghadapi disruptive innovation untuk meningkatkan mutu pendidikan di perguruan tinggi.

“Pemanfaatan teknologi perlu terus dilakukan untuk peningkatan mutu dan daya saing di perguruan tinggi. Kegiatan seperti ini tentunya bisa dimanfaatkan untuk berbagi pengetahuan dan menambah wawasan terkait perkembangan baru dunia pendidikan serta ajang berdiskusi bagi dosen. Metode pembelajaran secara daring ini juga menjadi nilai tambah dalam akreditasi,” ucap Koordinator.

Firti Rasmita, tim penyelenggara diskusi mengatakan diskusi ini diharapkan dapat menambah wawasan di bidang pengembangan metode pembelajaran perguruan tinggi.

Menurutnya, teknologi telah membawa perubahan cepat pada berbagai sektor kehidupan manusia, tidak terkecuali pendidikan. Perubahan ini menjadikan banyak hal yang dahulunya sesuai menjadi tidak relevan lagi di masa sekarang dan masa mendatang.

“Tentunya dunia pendidikan tinggi juga harus memahami perubahan ini sehingga lulusan yang ingin dihasilkan dapat mengikuti perubahan yang terjadi. Untuk itu, perguruan tinggi harus mampu menjalankan perannya sesuai dengan kebutuhan dan menjawab tantangan masa depan,” ucap Firti.

“Mencermati kasus di dunia global dan secara khusus di Indonesia,  diskusi ini dirancang untuk membangun kesepahaman dalam upaya menciptakan learning system yang sesuai dengan kebutuhan lokal, nasional, dan global,” ujarnya.

Tampil sebagai pembicara Dessy Aliandrina (Social Project Creator and Designer/ Executive Director at Sociopreneur).

“Literasi dan kompetensi lulusan dipandang belum cukup untuk menghadapi tantangan global. Kurikulum yang ada sekarang belum mampu menciptakan lulusan yang tangguh dan berdaya saing,” ucap Dessy.

Menurutnya, fenomena ini harus segera dipikirkan solusinya. Tidak harus dengan mengganti kurikulum yang sudah ada. Namun, pengembangan metode pembelajaran di perguruan tinggi harus ditingkatkan.

“Caranya dengan menambahkan unsur pengembangan karakter mahasiswa pada setiap mata kuliah. Mahasiswa perlu memiliki karakter yang kuat, empati, dan peka terhadap lingkungan sosialnya,” ungkap Dessy.

Lebih lanjut, Dessy memaparkan untuk menambah literasi mahasiswa, perguruan tinggi dapat memanfaatkan perkembangan teknologi yang memungkinkan pelaksanaan perkuliahan jarak jauh.

Memang tidak seratus persen dilaksanakan secara daring. Penguatan karakter, empati, kreatifitas mahasiswa perlu juga dilaksanakan kuliah tatap muka.

Hasil studi menyebutkan Indonesia belum siap melaksanakan perkuliahan secara daring (e-learning). Penggunaan media sosial di kalangan anak muda baru sebatas sosialisasi. Kondisi ini dikhawatirkan membuat lulusan kalah saing saat berkompetisi di dunia global.

Oleh karena itu, menurut Dessy penerapan metoda blended learning dipandang tepat untuk digunakan. Selain secara daring, perkuliahan tatap muka juga tetap dilaksanakan. Selain kompetensi, karakter dan empati itu penting. Kita tidak mau lulusan kita kalah saing di dunia global.

Diskusi pengembangan metode pembelajaran ini juga sebagai lanjutan dari kegiatan blended learning tahun 2017 di Bukittinggi.

Diskusi ini diikuti oleh dosen yang tergabung di beberapa tempat seperti Universitas Internasional Batam, Universitas Batam, STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang, Universitas Muhammadiyah Riau, STKIP Aisyiyah Riau, Universitas Abdurrab Pekanbaru, STIKes Fort de Kock Bukittinggi, dan Sekolah Tinggi Informatika dan Komputer Indonesia Malang. (HR)

JAJAK PENDAPAT
Berapa Tingkat Kepuasan Anda Terhadap Pelayanan Kopertis Wilayah X
Puas Sekali
Puas
Cukup Puas
Kurang Puas

HASIL POLLING