Home Berita LLDIKTI Ditjen Belmawa Kemdikbud Apresiasi Gulamu LLDIKTI Wilayah X

Ditjen Belmawa Kemdikbud Apresiasi Gulamu LLDIKTI Wilayah X

597
0
SHARE
Ditjen Belmawa Kemdikbud Apresiasi Gulamu LLDIKTI Wilayah X

Ditjen Belmawa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan apresiasi kepada LLDIKTI yang berhasil meningkatkan layanan mutu di masing-masing wilayah kerjanya.

Setelah berlangsung efektif selama delapan bulan, dari hasil monitoring dan evaluasi Ditjen Belmawa, LLDIKTI Wilayah X terbukti secara positif meningkatkan mutu perguruan tinggi dan program studi. Apresiasi tersebut diberikan langsung oleh Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan serta Direktur Penjaminan Mutu di Jakarta pada Kamis (12/12).

Penguatan mutu di LLDIKTI Wilayah X dapat dilihat dari berbagai aktivitas penguatan internal berupa penyediaan fasilitas layanan, pembuatan aplikasi, dan pengembangan sistem. Tiap layanan ini dibangun dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.

Dari hasil penilaian tersebut, Ditjen Belmawa menetapkan lima LLDIKTI menerima apresiasi program penguatan LLDIKTI 2019, yaitu LLDIKTI III, LLDIKTI IV, LLDIKTI VII, LLDIKTI X, dan LLDIKTI XI.

Sebagai gambaran, program penguatan LLDIKTI Wilayah X dilaksanakan untuk peningkatan mutu program studi, terdiri atas 2 (dua) program utama, yaitu kebijakan layanan mutu dan implementasi layanan mutu. Gulamu bisa diakses pada tautan http://es.kopertis10.or.id yang dirancang untuk melayanani pendampingan pengembangan dokumen SPMI, pendampingan monev dan audit SPMI, dan layanan pendampingan akreditasi.

Dalam layanan, PTS dipetakan dalam 4 kelompok dalam penerapan Sistem Penjaminan Mutu selama ini di lingkungan LLDIKTI Wilayah X, yakni:

Tipologi 1. PTS yang tengah membangun kelembagaan SPMI mulai dari level institusi sampai ke program studi, tetapi belum memiliki dokumen SPMI yang tepat dan lengkap.

Tipologi 2. PTS yang telah memiliki dan melengkapi dokumen mutu SPMI secara lengkap, tetapi belum mampu diimplementasikan dengan baik.

Tipologi 3. Pelaksanaan SPMI sudah mengacu kepada standar mutu yang dirumuskan, tetapi belum pernah mencapai siklus PPEPP (Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, Peningkatan) secara lengkap. Hal ini menyebabkan peningkatan mutu internal tidak tercapai disebabkan belum melakukan audit mutu internal karena belum memiliki auditor.

Tipologi 4. PTS yang telah melaksanakan siklus PPEPP sepenuhnya dan terimplementasi dengan baik. Pada level ini PTS diharapkan mampu mengembangkan budaya mutu sehingga mampu meraih akreditasi prodi dan institusi (AIPT) dengan peringkat A (unggul) maupun akreditasi internasional. (Subbag TUBMN)